Wednesday, 16 December 2015

Ini Asal Muasal Tanda '@, !, &, %'? di Keyboard Komputer

Ini Asal Muasal Tanda '@, !, &, %'? di Keyboard Komputer

Bila menggunakan komputer atau ponsel, pastilah akrab dengan karakter @, !, &, % dan lain-lain. Nah, pernahkah Anda bertanya-tanya asal muasal karakter tersebut

Dikutip dari Techrum, Rabu (16/12/2015), berikut sejarah menarik dibuatnya karakter khusus yang kerap ditemui di keyboard komputer maupun ponsel.

Tanda '@'
Asal karakter @ kemungkinan berakar pada abad pertengahan. Kala itu banyak teks kontrak menggunakan tanda tersebut.

Dalam bahasa latin telah ada preposisi ad (sama denga 'at' dalam bahasa Inggris saat ini). Saat itu para biksu menuliskan 'ad', huruf 'd' dengan disertakan ekor kail kecil. Bila dilihat di cermin seperti angka 6. Jadi, ketika menulis kata 'ad' sangat mirip dengan '@' sekarang.

Tahun 2000, akademisi dari Spaienza Giorgio Stabile membuat hipotesis. Pada 1536, dalam sebuah surat dari toko Florentine, disebutkan harga A Anggur. Menurut Stabile, huruf A dihiasi dengan tampilan kriting dan terlihat seperti '@'. Tanda tersebut untuk pengukuran unit massa dalam sebuah bejana.

Di Spanyol, Portugis, dan Perancis, simbol tradisonal '@' merupakan simbol Arroba, unit pengukuran berat kuno Spanyol setara dengan 11,52 kilogram. Pengukuran ini sering digunakan untuk unit menimbang ternak.

Pada 1971, Samuel Tomlinson, seorang programmer di Amerika Serikat, membuat keputusan penting dalam hidupnya. Ia memasukkan karakter '@' dalam keyboard. Dialah yang merintis karakter @ di keyboard.

Menariknya lagi tanda '@' memiliki nama yang berbeda di setiap negara. Sebagai contoh di Finlandia, tanda '@' disebut kucing tidur. Sedangkan orang Rusia menyebutnya anak anjing.

Sementara di Belgia, disebut cacing. Di Swiss lain lagi, mereka menyebutnya kue wafel. Di Indonesia sendiri, tanda '@' kerap disebut tanda a keong.

Tanda '!'
Tanda seru berasal dari ungkapan sebuah kejutan. Dalam bahasa latin, tanda seru memiliki arti suka cita, dituliskan dengan huruf 'I' dan 'O'. Tanda seru pertama kali muncul di buku Catechism of Edward VI yang dipublikasikan di London pada 1553.

Tanda ';'
Pakar aksara asal Italiam Aldus Manutius the Elder membuat tanda titik koma guna memisahkan kata-kata beroposisi dan menunjukkan pertanyaan terkait satu sama lain.

Titik koma digunakan secara luas untuk pertama kalinya di Inggris pada 1591. Ben Jonson, penulis terkenal Inggris menjadi orang pertama yang menggunakan titik koma secara sistematis. Shakespeare kerap menggunakan tanda ini dalam puisinya.

Tanda '&'
Simbol ini dibuat oleh Marcus Tellius Cicero, seorang filsuf, negarawan, akhli teori politik Romawi. Ia terlahir dari keluarga kaya dan dikenal sebagai orator terbesar di Roma. Marcus pun menciptakan sejumlah kosakata latin, seperti humanitas, qualitas, quantitas dan essentia.

Tanda "*"
Tanda bintang muncul di abad ke-2 sebelum masehi. Aristophanes menjadi orang pertama yang menggunakan tanda bintang untuk menunjukkan ambiguitas.

Tanda "()"
Tanda kuruang diciptakan oleh Niccolo Fontana Tartaglia pada 1556. Dimasa hidupnya Niccolo dikenal sebagai ahli matematika, insinyur dan akuntan dari Duchy Venice. Dia juga yang menjelaskan persamaan x3 + ax = b, dimana a,b > 0.

Tanda $
Tanda $ banyak digunakan untuk mata uang dollar, misalnya dolar Amerika Serikat, dolar SIngapura dan lain-lain. Ada banyak legenda tentang asal muasal tanda '$' ini.

Mulanya mata uang dolar adalah 8 Spain. Banyak yang berpendapat bahwa bentuk S berasal dari nomor 8 yang ditulis di koin itu. Tapi interpertasi yang paling banyak diterima dari kata PS (peso atau piastre).

Penafsiran tersebut didukung dokumen lama yang menyebut simbol $ digunakan sebelum dolar Spanyol digunakan sebagai mata urang resmi pada 1785.

Tanda "#"
Salah satu tanya yang cukup populer di era media sosial. Tanda '#' kerap disebut hastag, tapi sebelumnya biasa disebut tanda pound. Dimana asalanya dari singkatan berat, libra pondo (lb). Ketika itu para ahli sulit menulusikan simbol lb dan kelamaan malah menjadi simbol #.

Pada awal 1960, tanda # dimasukkan kedalam keypad telepon oleh ilmuan di Bell Laboratories. Tanda tersebut untuk mengirimkan instruksi ke sistem operasi telepon. Hingga sekarang, tombol tersebut masih tersedia di keypad ponsel.

No comments:

Post a Comment